Deskripsi
200 Prompt Level Dewa untuk Dosen
Mengajar, Menilai, Meneliti, Menulis, dan Berkarya Lebih Strategis dengan AI
AI seharusnya tidak hanya membuat pekerjaan dosen menjadi lebih cepat.
AI seharusnya membantu dosen bekerja lebih strategis, menghasilkan output yang lebih berkualitas, dan mengurangi waktu yang habis untuk pekerjaan akademik yang repetitif.
200 Prompt Level Dewa untuk Dosen adalah playbook praktis yang berisi 200 master prompt siap pakai untuk membantu berbagai aktivitas profesional dosen—mulai dari merancang pembelajaran, menyusun RPS dan asesmen, melakukan penelitian, menulis artikel ilmiah, hingga mengelola pekerjaan akademik, pengabdian, hibah, dan pengembangan karier.
Buku ini bukan berisi 200 perintah pendek seperti:
“Buatkan RPS.”
“Buatkan soal.”
“Carikan ide penelitian.”
Setiap prompt dirancang sebagai sistem kerja yang terstruktur, dengan arah pekerjaan, konteks yang harus diberikan, kedalaman analisis, bentuk output yang diharapkan, dan mekanisme pemeriksaan mutu.
Artinya, Anda tidak hanya mendapatkan apa yang harus diketik ke AI, tetapi juga cara mengarahkan AI agar menghasilkan pekerjaan yang lebih relevan, lebih spesifik, lebih dapat digunakan, dan lebih mudah diverifikasi.
200 Prompt untuk Hampir Seluruh Pekerjaan Dosen
Ebook ini mengorganisasi 200 prompt ke dalam 20 area kerja akademik, sehingga Anda tidak perlu lagi memulai dari halaman kosong setiap kali ingin menggunakan AI.
Di dalamnya Anda akan menemukan prompt untuk:
Satu ebook untuk mendampingi hampir seluruh siklus kerja seorang dosen.
Mengapa Disebut “Prompt Level Dewa”?
Karena prompt di dalam ebook ini tidak dibangun dengan pola sederhana “perintah → jawaban.”
Setiap prompt menggunakan Kerangka 5D Potensia:
DIRECTION
Menentukan peran AI, tujuan pekerjaan, audiens, dan definisi keberhasilan.
DATA
Menentukan konteks, dokumen, variabel, sumber, batasan, serta informasi yang dibutuhkan AI.
DEPTH
Mengarahkan AI pada proses analisis dan urutan kerja yang lebih mendalam.
DELIVERABLE
Menentukan secara jelas bentuk output, struktur, tingkat detail, dan hasil yang siap digunakan.
DUE DILIGENCE
Memeriksa fakta, asumsi, bias, risiko, konsistensi, dan kelayakan hasil sebelum digunakan.
Struktur ini sengaja dibuat agar prompt lebih mudah digunakan kembali, lebih mudah diaudit, dan mengurangi risiko AI menghasilkan jawaban yang terlalu generik.
